Kerangka E-Commerce Global

Penggunaan media elektronik untuk melakukan perniagaan / perdagangan Telepon, fax, ATM, handphone, SMS Banking: ATM phone banking, internet banking. Secara khusus Penggunaan Internet untuk melakukan perniagaan Disukai karena kenyamanannya.
A. Perkembangan E-Commerce
 E-commerce seperti e-mail
• Berapa kali anda menulis surat sebulannya?
• Berapa kali anda menulis email sehari?
• Berapa kali anda melakukan perniagaan sebulannya?
• Berapa kali anda melakukan e-commerce setiap harinya?
Apa yang sulit atau tidak mungkin dilakukan sebelum ada e-commerce, menjadi mungkin.
Level playing field

B. E-commerce lebih dari sekedar Penggunaan Internet
 Internet bukan sekedar pengganti telepon dan fax
 Siapa yang dapat mengeksploitasi penggunaan Internet ini akan menang
 Mengurangi biaya, waktu
 Mengintegrasikan supply chain
 Meraih dunia …
C. Manfaat E-Commerce
 Revenue stream baru
 Market exposure, melebarkan jangkauan
 Menurunkan biaya
 Memperpendek waktu product cycle
 Meningkatkan customer loyality
 Meningkatkan value chain
D. Jenis E-Commerce
 Business to business (B2B)
Antra perusahaan, data berulang, e-procurement


 Business to consumer (B2C)
Retail, pelanggan yang bervariasi, konsep Portal
 Consumer to consumer (C2C)
Lelang (auction)
 Government: G2G, G2B, G2C (citizen)
e-procurement
E. Peluang
 Pasar Indonesia yang besar
 Jenis layanan khas Indonesia yang hanya dimengerti oleh orang Indonesia
 Semua orang masih bingung dengan “new economy”

F. Pasar Indonesia besar
 Potensi
• Jumlah penduduk Indonesia yang besar
• Masih banyak yang belum terjangkau oleh Internet
• Jumlah pengguna Internet masih sekitar 5 juta orang
• Market belum saturasi
• Rentang fisik yang lebar merupakan potensi e-commerce

G. Layanan Khas Indonesia
 Orang Indonesia gemar berbicara (tapi kurang suka menulis / dokumentasi)
 Contoh layanan khas Indonesia
• Wartel & Warnet
• SMS
• Berganti-ganti handphone (lifestyle?)
• Games, kuis
• Content Indonesia!

H. Layanan Khas Indonesia [2]
 Peluang bisnis baru yang khas Indonesia
• SMS-based applications
• nonton TV dengan chatting
• Games, kuis
I. Hambatan / Tantangan
 Internet bust! Hancurnya bisnis Internet
 Infrastruktur telekomunikasi yang masih terbatas dan mahal
 Delivery channel
 Kultur dan Kepercayaan (trust)
 Security
 Munculnya jenis kejahatan baru
 Ketidakjelasan hukum
 Efek sampingan terhadap kehidupan
J. Internet Bust!
 Tahun 1999 – 2000 bisnis “DOTCOM” menggelembung (bubble)
 Banyak model bisnis yang belum terbukti namun ramai-ramai diluncurkan. Akhirnya hancur dengan matinya banyak perusahaan dotcom
 Pengalaman buruk sehingga membuat orang lebih berhati-hati
 Peluang: membuat model bisnis baru?
K. Infrastruktur Telekomunikasi
 Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia masih terbatas dan harganya masih relative
Lebih mahal
 Padahal e-commerce bergantung kepada infrastruktur telekomunikasi
 Peluang: deregulasi, muncul bisnis baru

L. Delivery Channel
 Pengiriman barang masih ditakutkan hilang di jalan. Masih banyak “tikus”
 Ketepatan waktu dalam pengiriman barang
 Jangkauan daerah pengiriman barang
 Peluang: pengiriman barang yang terpercaya

M. Kultur & Kepercayaan
 Orang Indonesia belum (tidak?) terbiasa berbelanja dengan menggunakan catalog
 Masih harus secara fisik melihat / memegang barang yang dijual
 Perlu mencari barang-barang yang tidak perlu dilihat secara fisik. Misal: buku, kaset, …
N. Kultur & Kepercayaan [2]
 Kepercayaan antara penjual & pembeli masih tipis
 Kepercayaan kepada pembayaran elektronik masih kurang. Penggunaan kartu kredit masih terhambat
 Peluang: model bisnis yang sesuai dengan kultur orang Indonesia, membuat sistem pembayaran baru, pembayaran melalui pulsa handphone
O. Ketidakjelasan Hukum
 Masih belum tuntas status dari
 Digital signature
 Uang digital / cybermoney
 Status hukum dari paper-less transaction
 [de]Regulasi
P. Efek terhadap kehidupan
 Kemajuan teknologi komputer dan komunikasi seharusnya meningkatkan tingkat kualitas hidup kita. Kenyataannya…
 Bekerja lebih panjang
 Pekerjaan dibawa pulang: no life, single terus
 Melebarnya jurang si kaya dan si miskin
 Siapkah kita menghadapi tantangan yang tidak dapat kita hindari?
Q. Lain-lain
 Ketidaksiapan institusi finansial
 Tidak adanya insentif dari Pemerintah
 Masih kurangnya entrepreneur di Indonesia
R. Penutup
 Meskipun banyak hambatan, e-commerce tidak dapat dihindari karena merupakan tuntutan dari masyarakat
 Masih banyak peluang dalam e-commerce
 Masih banyak hambatan. Namun hambatan bisa diubah menjadi peluang


Sumber : http://www.google.co.id/#hl=id&source=hp&q=e-commerce&btnG=Telusuri+dengan+Google&meta=cr%3DcountryID&aq=f&oq=e-commerce&fp=3842d7b05adb13fe

0 komentar:

Poskan Komentar